
SURABAYA – Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur bekerja sama dengan Perhimpunan Auditor Internal Rumah Sakit Indonesia (PAIRSI) sukses menyelenggarakan Webinar Nasional bertajuk “Transformasi Tata Kelola Rumah Sakit melalui Pelatihan Teknik Review Laporan Keuangan”. Kegiatan intensif yang berlangsung selama dua hari, Jumat dan Sabtu (6–7 Maret 2026), ini bertujuan untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas keuangan di sektor kesehatan.
Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Ketua PAIRSI, Endang Lestari, SM., M.Kes., CIAP., serta Ketua IAI Wilayah Jawa Timur, Prof. Basuki, M.Com (Hons)., Ph.D., Ak., CA., CMA., ASEAN CPA. Dalam pembukaannya, Prof. Basuki menekankan bahwa peran auditor internal rumah sakit sangat vital sebagai garda terdepan dalam memastikan laporan keuangan tidak hanya akurat secara angka, tetapi juga memiliki kualitas informasi yang dapat dipertanggungjawabkan kepada publik dan regulator.
Hadir sebagai narasumber utama, Dr. Sigit Kurnianto, S.E., M.S.A., Ak., CA., SAS., CGAE., QRMP., ASEAN CPA., yang membedah tuntas pedoman review laporan keuangan khusus rumah sakit. Pada sesi awal, Dr. Sigit menjelaskan bahwa review berbeda dengan audit; review lebih menekankan pada prosedur analitis dan permintaan keterangan untuk memberikan keyakinan terbatas bahwa laporan keuangan tidak memerlukan modifikasi material agar sesuai dengan standar yang berlaku.
Materi kemudian berlanjut pada pembahasan mengenai pendekatan berbasis risiko dalam proses review. Dr. Sigit memaparkan bahwa auditor internal harus mampu mengidentifikasi area-area dengan risiko salah saji material yang tinggi di rumah sakit, seperti pengelolaan persediaan farmasi, pendapatan layanan pasien, hingga beban operasional. Dengan memahami profil risiko ini, proses review dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien sesuai dengan skala prioritas yang ada.
Salah satu sorotan utama dalam pelatihan ini adalah pembahasan mengenai Audit Working Paper (AWP) atau kertas kerja audit. Dr. Sigit menjelaskan secara mendalam mengenai konsep, bentuk, dan struktur working paper yang profesional. Beliau menegaskan bahwa kertas kerja merupakan "ruh" dari seorang auditor karena di sanalah seluruh dokumentasi hasil pengujian, analisis, dan bukti-bukti pendukung dikumpulkan untuk memberikan dasar yang kuat bagi simpulan review.
