Posted in Seputar IAI Jatim on Nov 26, 2025
Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur bekerja sama dengan Perkumpulan Auditor Internal Rumah Sakit Indonesia (PAIRSI) berhasil menyelenggarakan Webinar Nasional dengan tema “Transformasi Tata Kelola Rumah Sakit dalam Mewujudkan Transparansi dan Akuntabilitas melalui Pemahaman Laporan Keuangan Rumah Sakit Berbasis SAK” pada 24–25 November 2025. Kegiatan ini berlangsung secara daring dan diikuti oleh peserta dari berbagai institusi kesehatan di Indonesia. Webinar dimulai dengan sambutan oleh Endang Lestari, SM., M.Kes., CIAP., selaku Ketua PAIRSI, dan Prof. Basuki, M.Com (HONS)., Ph.D., Ak., CA., CMA., ASEAN CPA., selaku Ketua IAI Wilayah Jawa Timur, yang menekankan pentingnya integritas dan transparansi dalam laporan keuangan rumah sakit untuk memperkuat tata kelola dan akuntabilitas sektor kesehatan. Pada hari pertama, Dr. Yie Ke Feliana, S.E., M.Com., Ak., CA., CPA, CFP, CRM, CSF, CDA., memberikan materi mendalam tentang dasar-dasar akuntansi rumah sakit, pengelolaan kas dan bank, piutang pasien/BPJS, persediaan obat, dan studi kasus transaksi operasional rumah sakit. Di hari kedua, peserta mendapatkan penguatan mengenai pemahaman laporan keuangan rumah sakit, yang termasuk laporan laba rugi, neraca, dan arus kas. Materi disampaikan oleh Dr. Sigit Kurnianto, S.E., M.S.A., Ak., CA., SAS., CGAE., ASEAN CPA., yang memandu peserta dalam praktek langsung penyusunan laporan keuangan berbasis simulasi data dan diskusi interaktif. Webinar ditutup dengan pembahasan mengenai dasar-dasar audit laporan keuangan rumah sakit dan kaitannya dengan manajemen risiko. Peserta diberi pemahaman mengenai prosedur audit sederhana dan cara mengidentifikasi area risiko utama dalam sektor perumahsakitan, guna memperkuat sistem pengendalian dan transparansi. Melalui kegiatan ini, IAI Wilayah Jawa Timur dan PAIRSI mengukuhkan komitmen mereka dalam mendukung peningkatan kualitas tata kelola rumah sakit di Indonesia, serta memperkuat pemahaman akuntansi yang tepat dan transparan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku.
Posted in Seputar IAI Jatim on Nov 24, 2025
Madiun, 22 November 2025 – Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur sukses menyelenggarakan Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL) dengan tema “Integrasi GRC Framework dalam Sistem Akuntansi dan Keuangan Perusahaan” pada Sabtu, 22 November 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh lebih dari 200 peserta yang terdiri dari praktisi dan akademisi di bidang akuntansi dan keuangan. Acara dibuka dengan sambutan dari Prof. Basuki, M.Com(HONS)., Ph.D., Ak., CMA., CA., ASEAN CPA., Ketua IAI Wilayah Jawa Timur, dan La Ode Abdullah, S.E., M.Acc., Ak., CA., Ketua IAI Wilayah Jawa Timur Komisariat Madiun. Dalam sambutannya, mereka menekankan pentingnya penguasaan sistem tata kelola perusahaan, manajemen risiko, dan kepatuhan dalam menghadapi tantangan ekonomi dan regulasi yang semakin kompleks. Materi utama disampaikan oleh Nawal Nely, EMBA., CA., CFA., Anggota Dewan Pemantau Standar Keberlanjutan (DPSK) IAI. Dalam pemaparannya, beliau mengulas secara komprehensif mengenai GRC Framework (Governance, Risk, and Compliance) yang dapat diintegrasikan dalam sistem akuntansi dan keuangan perusahaan untuk memastikan bahwa pengelolaan keuangan berjalan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik, serta memitigasi risiko yang mungkin terjadi. Selain itu, beliau juga membahas pentingnya kepatuhan terhadap standar keberlanjutan yang kini semakin mendominasi dunia usaha. La Ode Abdullah, S.E., M.Acc., Ak., CA., yang bertindak sebagai moderator, turut memandu jalannya diskusi interaktif dengan peserta, memberikan kesempatan tanya jawab yang memperkaya pemahaman peserta mengenai implementasi GRC dalam praktik akuntansi. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian dari Rapat Anggota IAI Wilayah Jawa Timur Tahun 2025, yang bertujuan untuk terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan wawasan anggota IAI dalam menghadapi perubahan dinamis di sektor keuangan, akuntansi, dan manajemen risiko.
Posted in Seputar IAI Jatim on Nov 22, 2025
Surabaya, 21 November 2025 – Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur sukses menyelenggarakan Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL) bertema “Mendeteksi Manipulasi Laporan Keuangan (Financial Statement Fraud)” pada Jumat, 21 November 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh praktisi, akademisi, serta anggota IAI yang ingin meningkatkan kemampuan dalam mendeteksi kecurangan laporan keuangan. Acara dimulai pukul 13.00 WIB, dengan pembukaan yang dipandu oleh MC. Prof. Basuki, M.Com (Hons)., Ph.D., Ak., CA., CMA., ASEAN CPA., Ketua IAI Wilayah Jawa Timur, memberikan sambutan, menggarisbawahi pentingnya integritas dan akuntabilitas dalam pelaporan keuangan, terutama di tengah tantangan bisnis yang semakin kompleks. Materi utama disampaikan oleh Drs. Anak Agung Gede Taman, Ak., CA., CPA., ASEAN CPA., yang mengulas berbagai aspek terkait manipulasi laporan keuangan, termasuk perbedaan antara kesalahan, bias, dan penipuan dalam laporan keuangan. Drs. Taman juga menjelaskan teknik dan red flags yang harus diperhatikan dalam menganalisis laporan keuangan serta peran auditor dalam mencegah dan mendeteksi kecurangan. Beberapa poin penting dalam sesi ini meliputi: Definisi Fraud: Menjelaskan bahwa manipulasi laporan keuangan dilakukan dengan sengaja untuk memberikan gambaran yang salah tentang kinerja keuangan perusahaan. Pencegahan Fraud: Strategi untuk mencegah manipulasi, termasuk penggunaan teknologi seperti data analytics dan forensic accounting tools. Red Flags: Identifikasi tanda-tanda kecurangan dari perubahan yang tidak wajar dalam laporan keuangan dan perilaku manajerial yang mencurigakan. Peran Auditor dan Pengendalian Internal: Bagaimana sistem pengendalian yang kuat dapat membantu dalam mendeteksi potensi fraud. Pada akhir sesi, peserta diharapkan dapat meningkatkan kepekaan terhadap indikasi manipulasi dalam laporan keuangan, serta mengaplikasikan teknik deteksi dan pencegahan yang relevan dengan standar dan regulasi yang berlaku.
Posted in Seputar IAI Jatim on Nov 21, 2025
Surabaya, 20 November 2025 – Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur sukses menyelenggarakan Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL) dengan topik “Investasi Kripto, Saham, dan Emas dalam Perspektif Maqashid dan Akuntansi Syariah” pada Kamis, 20 November 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara online melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh para praktisi dan akademisi dari berbagai institusi. Acara dimulai pukul 13.00 WIB dan dibuka dengan sambutan dari Prof. Dr. H. Mohammad Nizarul Alim, SE., M.Si., Ak., CA., selaku Ketua Bidang Akuntansi Syariah IAI Wilayah Jawa Timur. Beliau menekankan pentingnya pemahaman mengenai investasi modern yang berpedoman pada prinsip maqashid syariah, serta penerapan standar akuntansi syariah dalam perkembangan ekonomi digital yang pesat saat ini. Materi inti disampaikan oleh Dr. Aji Prasetyo, S.E.I., M.S.A., anggota Tim Pelaksana Tugas Bidang Akuntan Syariah IAI Wilayah Jawa Timur dan akademisi di Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Dalam paparan yang sangat komprehensif, beliau membahas tentang: Investasi dalam SAK Syariah: Penjelasan mengenai instrumen investasi yang sesuai dengan standar akuntansi syariah, termasuk peraturan yang mengatur kripto, saham, dan emas. Pemahaman Prinsip Maqashid Syariah terkait dengan investasi kripto, saham, dan emas, serta aplikasi prinsip tersebut dalam memilih investasi yang sesuai dengan syariah. Tren Investasi: Menyajikan tren terkini dalam investasi kripto, saham, dan emas. Studi Kasus: Analisis mengenai keputusan investasi yang sesuai dengan SAK Syariah, serta risiko dan peluang yang ada pada masing-masing instrumen investasi tersebut. Acara ini memberikan pemahaman yang mendalam kepada peserta mengenai investasi modern yang tetap berlandaskan pada nilai-nilai syariah, serta bagaimana akuntansi syariah dapat diterapkan dalam praktik investasi di dunia digital saat ini.
Posted in Seputar IAI Jatim on Nov 20, 2025
Surabaya, 20 November 2025 – Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur dan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Jawa Timur secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk meningkatkan kompetensi, keterampilan, dan wawasan para anggota organisasi serta praktisi di sektor kesehatan, khususnya di bidang akuntansi, keuangan, perpajakan, sistem informasi, dan audit. Acara penandatanganan MoU tersebut berlangsung pada Kamis, 20 November 2025, bertempat di Boncafe Gubeng, Surabaya. Dari pihak IAI Wilayah Jawa Timur, MoU ini ditandatangani oleh Prof. Basuki, M.Com (HONS)., Ph.D., Ak., CA., CMA., ASEAN CPA., selaku Ketua IAI Wilayah Jawa Timur. Sedangkan dari pihak PERSI Wilayah Jawa Timur, MoU ini ditandatangani oleh dr. Hendro Soelistijono, MM, M.Kes., selaku Ketua PERSI Wilayah Jawa Timur, didampingi oleh jajaran pengurus masing-masing pihak. MoU ini merupakan langkah strategis untuk mendukung penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan kinerja sektor kesehatan, serta meningkatkan kapasitas melalui penyelenggaraan Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL) yang berupa seminar, workshop, pelatihan, dan kursus yang berfokus pada pengembangan kompetensi akuntansi dan keuangan rumah sakit. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan tercipta sinergi yang berkelanjutan antara profesi akuntansi dan sektor layanan kesehatan di Indonesia. Sebagai tindak lanjut dari MoU ini, kedua belah pihak juga sepakat untuk merundingkan dan menyusun berbagai kerja sama di bidang lainnya, yang akan dituangkan dalam perjanjian lebih lanjut untuk mencapai tujuan bersama. MoU ini berlaku selama dua tahun, terhitung sejak tanggal penandatanganan. Kegiatan ini mempertegas komitmen IAI Wilayah Jawa Timur untuk terus berperan aktif dalam mendukung penguatan tata kelola dan peningkatan kompetensi di sektor kesehatan, khususnya di bidang akuntansi dan keuangan rumah sakit.
Posted in Seputar IAI Jatim on Nov 19, 2025
Surabaya, 18 November 2025 – Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur sukses menggelar acara Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL) dengan tema “Initial Public Offering (IPO) sebagai Peluang dan Risiko di Pasar Saham: Fokus pada Due Diligence” pada Selasa, 18 November 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh banyak praktisi, akademisi, serta anggota IAI dari berbagai daerah. Acara dibuka dengan sambutan dari Abdullah Sayidi, SE., Ak., MM., CFE., PIA., CA., ERMAP., CCGO., QGIA., CSRS. (Ketua Bidang Akuntan Sektor Bisnis IAI Wilayah Jawa Timur), yang mengungkapkan pentingnya pemahaman terkait IPO dan proses due diligence dalam mendukung pasar saham yang lebih transparan dan terpercaya. Materi utama disampaikan oleh Tubagus Algan Roiston, SA., MA., seorang Investment Specialist di Mirae Asset Sekuritas Indonesia dan Dosen FEB Universitas Airlangga. Dalam paparannya, beliau mengupas secara mendalam mengenai potensi peluang dan risiko yang dihadapi oleh perusahaan dalam melakukan IPO, serta betapa pentingnya proses due diligence untuk memastikan kredibilitas dan transparansi informasi yang diberikan kepada publik dan investor. Beberapa topik yang dibahas dalam sesi ini mencakup: Pendahuluan tentang IPO dan bagaimana IPO menjadi strategi penting bagi perusahaan untuk menggalang dana dan memperkuat modal kerja. Peluang yang Dihadirkan oleh IPO, termasuk akses terhadap pendanaan jangka panjang dan peningkatan nilai perusahaan. Risiko yang Dihadapi oleh Perusahaan dalam Proses IPO, seperti volatilitas harga saham dan tekanan terhadap kinerja keuangan akibat ekspektasi pasar. Pentingnya Due Diligence dalam Proses IPO, yang menjadi fondasi bagi validitas informasi dan untuk menghindari potensi tuntutan hukum. Selain itu, sesi ini juga mengulas studi kasus dari perusahaan-perusahaan yang menjalani IPO dengan sukses maupun yang mengalami kegagalan, memberikan wawasan bagi peserta mengenai praktik terbaik dan kesalahan yang harus dihindari.